Pages

Minggu, 24 Desember 2017

artificial intelligence/kecerdasan buatan

Artificial Intelligence (AI) adalah kecerdasan buatan yang dikembangkan semenjak adanya keberadaan komputer di dunia. AI pada secara garis besar merupakan kemampuan suatu benda buatan untuk berpikir logis dan mengomputasikan suatu perintah. Seiring berkembangnya zaman AI semakin berkembang dan berguna di berbagai bidang, sebagai contoh di program computer, beberapa robot canggih, dan video game. Sekarang, AI sudah bisa meniru kecerdasan kognitif manusia seperti yang diimplementasikan pada robot-robot canggih. Pencapaian ini adalah hal yang luar biasa bagi perkembangan teknologi sains komputer, namun beberapa ahli seperti Stephen Hawking, Bill Gates, dan Elon Musk mengekspresikan kekhawatiran mereka akan ke arah mana AI akan berkembang di dunia. Bisa jadi AI akan berkembang sampai di titik dimana AI telah mencapai True Sentience. Ketika hal itu terjadi AI sudah bukan lagi mesin melainkan makhluk yang dapat berpikir dan berpendapat dan saat itu terjadi pula kita sudah tidak bisa mengontrol mereka lagi sehingga keputusan yang mereka perbuat akan diluar perkiraan manusia.
Menurut saya perkembangan AI di zaman Post-Modern ini tidak berhenti sampai disini saja, malah mungkin AI akan “disempurnakan” lagi. Dan apabila AI terus berkembang maka lambat laun mereka akan mengerti keadaan mereka, mulai memperhatikan alam sekitar, dan mulai bisa berpendapat. Saat mereka telah sempurna mereka tidak bisa kita panggil lagi sebuah robot ataupun benda melainkan mereka adalah makhluk sentien. Walaupun mereka tidak dapat bereproduksi layaknya makhluk hidup yang bernafas, kondisi mereka yang dapat berfikir layaknya manusialah yang membuat mereka bisa disebut makhluk. Tentu saja pembuatan AI yang sempurna adalah sebuah pelanggaran moral karena mereplikasikan Tuhan yang membuat makhluk. Untuk mengatasi ancaman AI mencapai True Sentience adalah dengan alat pengontrol kecerdasannya agar tidak melampaui batasan. Dengan ini AI akan terus melayani manusia sebagai mana mestinya meskipun mereka tidak secerdas manusia. Walaupun teknologi AI akan berhenti disitu namun dengan itu ras manusia akan lebih aman dibanding dengan terciptanya AI yang sempurna. Terkadang sebuah keingintahuan manusia harus dibatasi demi kebaikan manusia itu sendiri.

sumber:
https://medium.com/ca-majalah-ganesha-2017/artificial-intelligence-ai-adalah-kecerdasan-buatan-yang-dikembangkan-semenjak-adanya-keberadaan-a13a48aad4c3

Sabtu, 09 Desember 2017

Adaptive Security dan Teknologi Iris

1. Adaptive Security

Model keamanan sistem informasi adaptif dikembangkan untuk meminimalkan kesenjangan antara apa yang bisa kita lakukan dengan ICT dan apa yang dapat kita kontrol dengan ICT(Information and Communications Technology).

2.Teknologi Iris

Pada kesempatan kali ini admin akan mengulas mengenai teknologi Iris Scanning. Iris atau biasa disebut sebagai selaput pelangi adalah daerah berbentuk gelang pada mata yang dibatasi oleh pupil dan sklera (bagian putih dari mata), jadi iris scanning yaitu teknologi pemindai iris yang di gunakan pada perangkat dengan tujuan keamanan.


Fitur keamanan yang digunakan pada perangkat mobile seperti sensor sidik jari, dan pemindai iris tak hanya dapat digunakan untuk mengunci dan membuka akses perangkat, tetapi lebih spesifik dapat digunakan untuk mengunci dan membuka konten-konten sensitif di galeri, browser, buku telepon, file, catatan, email, dan lain sebagainya.

Semoga Bermanfaat.
Terima kasih.

Minggu, 03 Desember 2017

Pengertian Domain dan Hosting

PENGERTIAN DOMAIN DAN HOSTING

1.Domain
Domain adalah sebuah alamat dari suatu website.

Contoh Domain
org,com,co.id,org,dan lain-lain



2.Hosting
Hosting adalah Penampung atau menyimpan file-file website.

Contoh Hosting
 Data yang di simapn yaitu Gambar,dokumen,website,video dan email.

Pengalaman Saya
Karna Domain Blogspot itu gratis dan mudah untuk kita pelajari supaya kita mudah mengakses data-data positif dan bermafaat untuk kita semua.

Selasa, 28 November 2017

Pengertian Shareware, Rentalware, Opensorce, dan domain-publik

PERANGKAT LUNAK BERDASARKAN JENISNYA

  1. OPEN SOURCE
Pengertian Open Source
Image
Software open source adalah sebuah software yang dapat di miliki dengan cara mengambil / mendownload secara gratis dari internet , yang kode softwarenya di publikasikan ke publik atau pengguna internet .


Beberapa contoh software open source populer antara lain:
LINUX = Software sistem operasi gratis
MOZILLA FIREFOX  =  Progam untuk menjelajahi halaman web di internet
( web browser )
OPEN OFFICE  = Paket progam perkantoran untuk mengolah kata, tabel,
dan database
CLAMAV & CLAMWIN = Progam antivirus
GIMP = Progam pengolah foto dan gambar digital
AUDACITY  = Progam perekam dan pengolah audio
VIDEOLAN  = Progam pemutar file multimedia ( audio & video )
BLENDER = Progam untuk pembuatan model 3 dimensi, seperti
animasi dan game
XAMPP  = Paket progam untuk simulasi dan pengembangan
web, termasukdi dalamnya Apache ( web server ) &
MYSQL ( database )
OSCOMMERCE = Progam aplikasi web untuk toko online
10 aplikasi Open Source :

  1. GIMP : Perangkat lunak untuk manipulasi grafik berbasis raster.
  2. Mplayer : Sebuah pemutar musik yang tergolong sumberterbuka dan bebas.
  3. OpenOffice.org : Sebuah paket aplikasi perkantoran berkode sumber terbuka (open  source) yang dapat diperoleh secara gratis.
  4. Thunderbird : Aplikasi mail client (MUA – Mail User Agent) yang fungsinya sama dengan Outlook Express, Eudora Mail, Evolution, Sylpheed, dan sejenisnya.
  5. Filezilla : program aplikasi jaringan yang berguna untuk transfer file via protokol FTP di jaringan komputer atau internet. Versi terbaru program ini adalah FileZilla 3.5.3, yang dirilis pada tanggal 08 Januari 2012. Software FileZilla dibuat dan dikembangkan oleh Tim Kosse.
  6. Wine :aplikasi perangkat lunak bebas dan sumber terbuka yang bertujuan untuk memungkinkan aplikasi yang dirancang untuk Microsoft Windows untuk berjalan di Unix-seperti sistem operasi. Wine juga menyediakan perpustakaan perangkat lunak, yang dikenal sebagai winelib, terhadap yang pengembang dapat mengkompilasi aplikasi Windows untuk membantu pelabuhan mereka untuk sistem Unix-like.
  7. Firefox : sebuah aplikasi untuk browsing yang sangatpopuler, dibuat oleh mozilla  corporation, firefox adalah salah satu web browser open
    source yang dibangun dengan Gecko layout engine.
  8. Amarok : Amarok adalah cross-platform pemutar musik gratis dan open source


  1. FREE SOFTWARE
APAKAH ARTI FREE SOFTWARE
Image

Free Software adalah sebuah bentuk kebebasan, mengacu kepada pengguna untuk memakai, mengkopi, mendistribusikan, mempelajari, mengubah, maupun meningkatkan software tersebut. Secara spesifik ada 4 arti kebebasan:


  1. Bebas menjalankan program [freedom 0].
  2. Bebas mempelajari program dan mengadaptasi sesuai dengan kebutuhan [freedom 1].
  3. Bebas mendistribusikan ulang [freedom 2].
  4. Bebas meningkatkan program dan mempublikasikannya [freedom 3].
Dalam proyek GNU ini digunakan dua lisensi untuk melindungi kebebasan secara legal:
  1. Copyleft: siapapun yang mendistribusikan ulang program dengan atau tanpa perubahan, harus memberikan kebebasan juga untuk didistribusikan lagi atau diubah. Copyleft menjamin setiap pengguna mempunyai kebebasan.
  2. Non-Copyleft: siapapun yang mendistribusikan atau mengubah harus mendapat ijin dari pembuat program. (Free Software Foundation)

  1. RENTALWARE
Perangkat lunak yang disewakan. Teknisnya hampir sama seperti software shareware, akan tetapi bedanya disini yaitu jika sudah mencapai jangka waktu atau batas pemakaian tertentu, makasoftware tidak bisa digunakan lagi (lock), dan pengguna harus memperpanjang kontrak pemakaiansoftware tersebut, bukan membeli passcode seperti shareware. Jadi tujuan rentalware tidak untuk diperjualbelikan.
Contoh : biasanya software ini digunakan untuk menangani suatu proyek yang tidak pemanent.
Image
Dari uraian di atas dapat kita simpulkan bahwa Rentalware merupakan aplikasi komersial yang dijual dengan cara dipinjamkan dalam jangka waktu tertentu.
Sedangkan Freeware konten yang didistribusikan secara bebas oleh penciptanya dan tanpa biaya untuk mendownloadnya alias gratis, namun masih memiliki batasan hak penciptanya dan merupakan aplikasi non komersial sehingga pengguna dapat mengunakannya secara bebas tanpa perlu membelinya.
Sedangkan Open Source cara membuatnya bisa dimodifikasi ulang tapi harus tetap menyisipkan / menuliskan nama penciptanya,dan merupakan perangkat lunak yang kode sumbernya harus dibuka, gratis dan jika dikembangkan harus dengan kode sumbernya tersebut.
  1. FREEWARE
Image
Pengertian Freeware adalah suatu software atau aplikasi yang dapat digunakan oleh semua orang/pengguna tanpa membayar. dari namanya yang mengandung kata free dari bahasa inggris atau gratis, pasti kita akan berpikiran berpikiran freeware adalah aplikasi gratis. Namun meskipun gratis, pada dasarnya pembuatnya memiliki kebijakan tertentu yang umumnya disertakan ketika anda mendownload freeware tersebut, Tentu saja kebebasan ini bukan berarti kita tidak membayar dan bebas lisensi, namun anda harus mengikuti apa yang dimau oleh sang pembuat software, diantaranya tidak menggunakannya untuk kepentingan komersial dan tidak boleh dimodifikasi dalam bentuk apapun. di Freeware isinya beragam. Ada yang berupa aplikasi/apps (software), dokumen (eBook), dll.
contoh software/aplikasi yang menggunakan license Freeware : PhotoScape, Winamp, Line, dll
Image
  1. SHAREWARE
Image
Pengertian Shareware adalah software/aplikasi yang dapat di-download dan digunakan secara gratis. dari namanya yang terdapat kata Share mungkin kita sudah memiliki gambaran bahwa software ini dibagikan, Namun penggunaannya/pemakai/use memiliki batas waktu tertentu dalam penggunaanya. lisensi seperti ini biasa disebut trial version, karena kita diberi kesempatan untuk mencobanya, kemudian jika kita merasa softwarenya bagus atau dapat bermanfaat bagi kita, maka kita diharuskan membeli karena masa trialnya yang sudah habis, atau tidak mendapatkan fitur penuh dari software ini. Shareware sering dibatasi lamanya waktu pakai misalnya trial 30 hari, 60 hari atau jumlah software tersebut dijalankan atau dibuka misalnya 30 kali, atau bisa juga terdapat fitur – fitur tertentu yang tidak bisa diakses atau diganakan dimasa trial. Setelah pembatasan waktu tersebut sudah habis digunakan dan dipakai, software akan terkunci sehingga tidak dapat digunakan, atau bisa berfungsi dengan batasan – batasan tertentu. Untuk ‘membuka’ kunci ini biasanya diperlukan Serial Number atau lisensi, atau hak cipta software tersebut yang didapatkan setelah kamu melakukan pembelian secara resmi di seller software atau aplikasinya, biasanya untuk harga software tersebut yang membedakan adalah dengan adanya fungsi, kegunaan, atau fitur, semakin tinggi atau semakin banyak fitur yang dapat di gunakan, maka akan semakin melangit/mahal harganya. biasanya konten yang berlisensi shareware sangat beragam dari games (pemainan), Aplikasi smarhphone, software, dan masih banyak lagi.
contoh software/aplikasi yang menggunakan license Shareware : IDM, Athan, Winrar, dll
  1. DOMAIN PUBLIC
Image
Perangkat lunak Public Domain ialah perangkat lunak yang tanpa hak cipta. Ada yang menggunakan istilah public domain secara bebas yang berarti cuma-cuma atau gratis. Namun public domain merupakan istilah hukum yang artinya tidak memiliki hak cipta. Dengan kata lain software jenis ini tidak terikat secara hukum yang terkait dengan hak cipta, jadi setiap pihak berhak untuk melakukan apapun terhadap software ini, alias tidak bertuan. Meskipun tidak bertuan, bukan berarti jenis software ini aman. Ada kalanya jenis
software yang beredar adalah malware, atau software yang sangat diragukan keamanannya.
Software yang tidak dilindungi hak cipta. Versi penuh, source code tersedia secara bebas untuk dimodifikasi, dan didistribusikan ulang dengan lisensi apapun.Contoh : STP MP3 Player.
  1. COMMERSIAL
Image
Perangkat lunak komputer datang dalam tiga rasa yang berbeda : freeware , shareware , dan software komersial . Freeware bebas untuk menggunakan dan tidak memerlukan pembayaran dari pengguna. Shareware juga bebas untuk menggunakan , tapi biasanya membatasi fitur program atau jumlah waktu perangkat lunak dapat digunakan kecuali pembelian pengguna perangkat lunak. Software komersial memerlukan pembayaran sebelum dapat digunakan , tetapi mencakup semua fitur program , tanpa pembatasan atau batas waktu .Program perangkat lunak komersial biasanya datang dalam kotak fisik , yang adalah apa yang Anda lihat ditampilkan di toko ritel . Meskipun benar bahwa kotak perangkat lunak yang tidak sebesar dulu lagi , mereka masih mengandung CD perangkat lunak atau DVD dan biasanya “memulai” panduan bersama dengan kunci pendaftaran yang digunakan untuk mendaftarkan produk. Kebanyakan program perangkat lunak komersial meminta pengguna mendaftar program sehingga perusahaan dapat melacak penggunanya berwenang . Beberapa program perangkat lunak komersial , seperti versi terbaru dari program Microsoft dan Adobe , membutuhkan pengguna untuk mendaftar program dalam rangka untuk terus menggunakan mereka setelah 30 hari .Sementara kebanyakan program perangkat lunak komersial yang dijual dalam kotak fisik , banyak software sekarang tersedia sebagai download . Download ini biasanya tersedia dari situs web perusahaan . Pengguna membayar untuk program secara langsung di website dan bukannya menerima perangkat lunak dalam surat , pengguna men-download ke komputer . Cara lain yang populer pembelian perangkat lunak komersial secara online hanya membayar untuk kunci pendaftaran , yang membuka fitur program shareware . Ini upgrade program shareware untuk versi komersial , yang menghapus semua keterbatasan fitur dari versi shareware .

sumber:
https://salsabilar.wordpress.com/2014/06/01/perangkat-lunak-berdasarkan-jenisnya/

Contoh Perangkat Lunak aplikasi berbayar

 Contoh software berbayar, open source, freeware, adware & shareware

androitberbayar
Propietary Software
Mungkin sebagian dari anda baru mendengar apa itu propietary software. Software jenis ini merupakan software yang paling dibatasi hak ciptanya, kita tidak boleh menyebarluaskan tanpa seizin pemegang hak cipta bahkan kita tidak diperkenankan menginstall lebih dari satu atau beberapa komputer sesuai dengan lisensi software tersebut. Untuk bisa menggunakan software jenis ini anda harus membelinya atau dengan seizin pemegang hak cipta. Contoh software jenis ini yaitu Microsoft Windows.
Shareware
Software jenis ini dapat anda gunakan secara gratis dengan batas waktu yang ditentukan (biasanya 30 hari) dan biasanya fitur-fitur utama software tersebut dibatasi. Hal ini memungkinkan pengguna untuk mencoba software tersebut sebelum membelinya. Jika ingin menggunakan software ini selamanya, maka pengguna harus membeli lisensi yang biasanya berupa serial number. Sering pula software jenis ini disebut dengan Trial Version.
Adware
Software jenis ini dapat anda gunakan secara gratis tanpa harus membeli lisensinya tapi setelah kita menginstal software tersebut terdapat iklan didalamnya. Biasanya iklan tersebut menawarkan pengguna untuk mengupgrade ke versi berbayarnya.
Non Commercial Use
Sesuai dengan namanya, lisensi software jenis Non Commercial Use diperuntukan bukan untuk penggunaan komersial dan lebih mengarah kepada pengguna rumahan atau pendidikan. Software ini dapat digunakan secara gratis tanpa harus membeli lisensi.
Freeware
Gratis dan gratis itulah software freeware, untuk memilikinya kita tidak perlu mengeluarkan biaya. Kita bebas menggunakan software ini tanpa batas waktu, bebas menyalin dan mendistribusikannya. Seperti yang ada di blog ini, sebagian besar adalah software freeware.
Open Source
Open Source adalah software yang bisa anda gunakan, gandakan, modifikasi, maupun anda sebarluaskan. Biasanya sewaktu kita mendownload software jenis ini, disediakan pula source code dari program tersebut yang memungkinkan kita untuk memodifikasi dari software aslinya, entah itu tampilan maupun fungsi.
Satu lagi lisensi yang paling disukai pengguna komputer, yaitu BAJAKAN (BAgus, AJaib, Keren, gratisAN…hehehe). Begitu ada software shareware full version, buru-buru download. (sstttt… jangan bilang-bilang ya).
Mungkin bagi anda yang lebih tahu tentang jenis-jenis lisensi software lainnya dapat menambahkan melalui komentar dibawah ini untuk berbagi pengetahuan bersama.
Menurut Microsoft dalam dokumen “The Hallowen Document” ada beberapa jenis lisensi yang dapat digunakan untuk program komputer.
· Lisensi Commercial ialah jenis lisensi yang biasa ditemui pada piranti lunak seperti Microsoft, Lotus, Oracle.
· Lisensi Trial Software ialah jenis lisensi yang biasa ditemui pada piranti lunak untuk keperluan demo. Karena bersifat demo, seringkali piranti lunak dengan lisensi ini tidak memiliki fungsi dan fasilitas selengkap versi komersilnya. Contoh program misalnya Netfushion Object Trial Versial 30 days.
· Lisensi untuk non commercial use, biasanya diperuntukkan untuk kalangan pendidikan atau untuk keperluan pribadi. Contohnya adalah Star Office.
· Lisensi Shareware biasanya ditemui pada piranti lunak perusahaan kecil. Piranti lunak dengan lisensi ini memiliki fasilitas dan fungsi selengkap versi komersilnya, contohnya Winzip, Paint Shop Pro, MCafee anti Virus.
· Lisensi freeware, biasanya ditemui pada piranti lunak yang bersifat mendukung atau memberikan fasilitas tambahan. Contohnya adalah program untuk mengkonversikan favorite test-IE ke bookmark-Netscape. f.Lisensi Royalty-Free Binaries serupa dengan freeware, hanya saja produk yang ditawarkan adalah library dan bukan merupakan suatu piranti lunak.
· Lisensi yang lain adalah lisensi yang berasal dari konsep Open Source, misalnya GNU/GPL, The FreeBSD, The MPL. Program yang memakai lisensi Open Source misalnya Linux, sendmail, apache, freeBSD.

sumber:
https://pinerlina.wordpress.com/2012/12/15/contoh-software-berbayar-open-source-freeware-adware-shareware/

Rabu, 11 Oktober 2017

Pengertian Basis Data

Pengertian Basis Data Dan Sistem Basis Data

Pengertian basis data dan sistem basis data – Basis data adalah, basis data terdiri dari 2 (dua) kata, yaitu kata Basis dan Data. Basis bisa di artikan sebagai markas ataupun gudang, tempat berkumpul. Sedangkan data yaitu kumpulan fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek, seperti manusia, barang, dan lain-lain yang direkam ke dalam bentuk angka, bentuk huruf, simbol, teks, bunyi, gambar atau juga  kombinasinya.
A. Penjelasan Basis Data
Jadi arti dari basis data adalah kumpulan terorganisasi dari data – data yang saling berhubungan sedemikian rupa sehingga dapat mudah disimpan, dimanipulasi, serta dipanggil oleh penggunanya. Definisi Basis data juga dapat diartikan sebagai kumpulan data yang terdiri dari satu atau lebih tabel yang terintegrasi satu sama lain, dimana setiap user diberi wewenang untuk dapat mengakses ( seperti mengubah,menghapus dll.) data dalam tabel-tabel tersebut.
B. Tujuan Basis data sendiri adalah sebagai berikut
  • Kecepatan serta kemudahan dalam menyimpan, memanipulasi atau juga menampilkan kembali data tersebut.
  • Efisiensinya ruang penyimpanan, karena dengan basis data, redudansi data akan bisa dihindari.
  • Keakuratan (Accuracy) data.
  • Ketersediaan (Availability) data.
  • Kelengkapan (Completeness) data, Bisa melakukan perubahan struktur dalam basis data, baik dalam penambahan objek baru (tabel) atau dengan penambahan field-field baru pada table.
  • Keamanan (Security) data, dapat menentukan pemakai yang boleh menggunakan basis data beserta objek-objek yang ada didalamnya serta menentukan jenis -jenis operasi apa saja yang boleh dilakukannya.
  • Kebersamaan Pemakai (Sharability), Pemakai basis data bisa lebih dari satu orang, tetapi tetap menjaga atau menghindari masalah baru seperti: inkonsistensi data (karana data yang sama diubah oleh banyak pemakai pada saat yang bersamaan) dan juga kondisi deadlock (karena ada banyak pemakai yang saling menunggu untuk menggunakan data tersebut.
pengertian-data
apa itu basis data?
Sedangkan pengertian sistem basis data adalah sistem yang terdiri dari koleksi data atau kumpulan data yang saling berhubungan dan program-program untuk mengakses data tersebut. Komponen Utama Sistem Basis Data :
  • Perangkat Keras (Hardware)
  • Sistem Operasi (Operating Sistem)
  • Basis data (Database)
  • Sistem Pengelola Basis Data (Database Management Sistem atau disingkat DBMS)
  • Yaitu pengelola basis data secara fisik tidak dilakukan oleh pemakai secara langsung, akan tetapi ditangani oleh sebuah perangkat lunak yang khusus. Perangkat Lunak inilah yang disebut DBMS (Database Management Sistem) yang akan menentukan bagaimana data diorganisasi, disimpan, diubah serta diambil kembali. Perangkat Lunak ini juga yang menerapkan mekanisme pengamanan data, pemakaian data secara bersama-sama, konsistensi data dan sebagainya.
  • Pemakai (User).
  • Aplikasi atau Perangkat Lunak yang lainnya.
  • Tujuan Utama Sistem Basis Data sendiri adalah :
  • Menunjukkan suatu lingkungan yang tepat dan efisien didalam melakukan pengambilan (retrieving) dan penyimpanan (storing) informasi basis data, serta menyediakan antarmuka yang lebih ramah kepada user dalam melihat data.
Kegunaan atau Fungsi Sistem Basis Data, mengatasi masalah-masalah pemrosesan data yang sering ditemui dengan menggunakan metode konvensional, permasalah yang diatasi diantaranya:
  • Redudansi data dan juga inkonsistensi data.
  • Kesuliatan dalam pengaksesan data.
  • Data Isolation.
  • Konkurensi pengaksesan.
  • Masalah keamanan.
  • Masalah Integritas.
Pemakai sistem basis data diantaranya:
  • Programmer Aplikasi yaitu orang atau pemakai yang berinteraksi dengan basis data melalui Data Manipulation Language (DML),
  • User Mahir (Casual User) yaitu pemakai yang berinteraksi dengan sistem tanpa menulis modul program. Mereka menyatakan query untuk mengakses data dengan bahasa query yang telah disediakan oleh suatu DBMS.
  • User Umum (End User/ Naïve User) yaitu Pemakai yang berinteraksi dengan sistem basis data melalui pemanggilan satu program aplikasi permanen (executable program) yang telah disediakan sebelumnya.
  • User Khusus (Specialized User) yaitu Pemakai yang menulis aplikasi basis data non konvensional, tetapi untuk keperluan-keperluan khusus.
Itulah pengertian basis data dan sistem basis data, semoga dapat bermanfaat khususnya untuk menambah wawasan kamu.

sumber:
http://www.pengertianku.net/2014/06/pengertian-basis-data-dan-sistem-basis.html